7 Tips Jika Orang Tua Sekamar Dengan Anak Balita

Adakalanya karena keterbatasan tempat ataupun alasan lainnya, anak balita sekamar dengan orang tuanya. Simak tips jika orang tua sekamar dengan anak balita agar aman dan nyaman.

Yang perlu diperhatikan bagi ortu adalah anda tidak boleh menyamakan kamar anda sebelumnya dengan saat anda berbagi tempat dengan anak balita anda. Berikut beberapa hal yang mesti anda perhatikan pada saat orang tua sekamar dengan anak balitanya.

Tips Jika Orang Tua Sekamar Dengan Anak Balita

Gambar Kamar Yang Nyaman Untuk Orang Tua dan Anak Balita (Credit to homedesignlover)

a. Gunakan lantai kayu.

Lantai kayu akan terasa lebih ideal untuk sebuah kamar karena memberikan nuansa hangat dan lantai menjadi tak licin. Tetapi karena harga lantai kayu yang relatif mahal maka anda dapat mensiasatinya dengan memasang karpet di atas lantai keramik kamar.

Dengan menggunakan lantai kayu atau karpet, maka anak kecil tidak akan mudah terbentur ke permukaan keras saat ia terpeleset saat berjalan atau merangkak. Jika anda menggunakan karpet, jangan lupa bersihkan 2x tiap minggu secara rutin.

b. Ubah warna kamar

Jika nuansa kamar tadinya cenderung menggunakan warna standar sehingga membuat kesan tak berwarna, misalnya putih atau krem, kali ini tambahkan warna cerah di kamar Anda.

Memang benar bahwa balita hingga usia dua bulan hanya dapat melihat warna hitam dan putih, tetapi setelahnya si kecil akan tertarik dengan warna-warna cerah, seperti merah, pink, oranye, atau biru.

Tak berarti Anda perlu mengubah keseluruhan tampilan kamar, cukup menambah properti seperti frame, karpet, selimut, atau salah satu bagian dinding yang ditempel wallpaper.

c. Pastikan tak ada bagian yang bersudut tajam

Perhatikan ujung tempat tidur, meja rias, dan lemari kabinet. Jika ada sudut yang runcing, tambahkan bantalan di bagian ujungnya agar tak lagi tajam.

Lebih baik lagi, jika anda menempatkan kasur di atas karpet tanpa tempat tidur. Dengan demikian si kecil tidak perlu repot memanjat kasur, kecuali jika dia tertidur di tempat yang berbeda.

d. Jauhkan alat elektronik

Jika anda suka menonton film atau tv di kamar, maka untuk sementara kebiasaan tersebut jangan dilakukan. Hal ini karena membuat anak cenderung mengikuti perilaku orangtuanya.

Jika dia melihat orang tuanya hobi tidur larut malam sambil menonton TV maka si kecil pun akan berprilaku yang sama. Padahal kondisi ini tidak baik bagi kesehatan bagi orang dewasa maupun anak-anak. Sebaiknya pada saat tidur, tidak ada pencahayaan sama sekali.

e. Singkirkan Alat Kecantikan

Jangan biarkan parfum, kosmetik, dan alat kecantikan lainnya dibiarkan berantakan di meja rias. Peralatan kecantikan tersebut dapat menarik perhatian si kecil, sehingga dia akan memainkan atau bahkan memasukkannya ke dalam mulut karena penasaran dengan benda-benda tersebut.

Oleh sebab itu, simpanlah alat atau produk kecantikan tubuh ke dalam lemari dan hanya anda keluarkan saat akan menggunakannya. Setelah dipakai pun Anda harus segera menyimpannya kembali.

f. Singkirkan Benda-beda tajam

Gunting, obeng atau benda-benda tajam sebaiknya disimpan dan dikunci pada tempat yang aman agar tidak dimainkan oleh si kecil.

Baca juga desain rumah minimalis ini:

Itulah tips jika orang tua sekamar dengan anak balita di rumah. Semoga bermanfaat bagi pembaca.


Artikel Rumah Minimalis ini dikenal :

tips jika orang tua sekamar dengan anak balita -

Content Protection by DMCA.com