Tips Agar Anak Betah Tinggal di Rumah Baru

Tips agar anak betah tinggal di rumah baru dan tidak ada keinginan untuk kembali ke rumah lama. Rumah baru artinya lingkungan baru. Tidak semua anak dapat beradaptasi sendiri di lingkungan baru, untuk itulah saat anak anda tiba di rumah baru, coba praktekkan tips agar anak betah menghuni rumah baru.

Berbeda dengan anak kecil, biasanya orang tua tidak sabar untuk pindah dan menempati rumah baru. Apalagi jika sebelumnya Anda hanya dapat mengontrak rumah maupun ngekost, tentunya akan ada kebanggaan bagi anda dapat membeli dan menghuni rumah baru.

Tetapi sayangnya, kebahagiaan orang tua belum tentu sama dengan yang dialami anak kecil. Bagi si kecil, say goodbye dari teman dan tempat bermain lamanya dapat menyebabkan galau tersendiri. Selan itu, si kecil juga harus beradaptasi dengan rumah, teman, sekolah, dan lingkungan baru yang belum tentu disukainya.

Tips Agar Anak Betah di Rumah Baru

Credit to Desain Rumah La Bella Milano Village Gading Serpong

Oleh sebab itu, Anda perlu membuat strategi agar anak betah tinggal di rumah baru dan inilah tipsnya:

1. Orientasi lingkungan

Anda dapat mengajak si kecil jalan-jalan keliling komplek rumah baru anda. Ceritakan sesuatu yang menarik sehingga si kecil muncul kepo atau rasa ingin tahunya. Contohnya, area komplek rumah dekat dengan tempat bermain anak dengan fasilitas lengkap, dekat kolam renang, atau tidak jauh dari rumah saudara atau temannya.

2. Dekorasi kamar bersama

Anda dapat mengajak si kecil menata kamarnya sendiri dan biarkan si kecil memilih barang mana dan ditempatkan dimana di kamarnya. Jika anda rasa tidak sesuai, berikan solusi alternatif terbaik menurut anda dan biarkan si kecil mempertimbangkannya dan memutuskannya sendiri. Bagaimanapun juga anak kecil akan memilih sesuatu yang terbaik dan menarik juga, jadi jika alternatif solusi anda menarik baginya, maka tak perlu khawatir saran anda ditolak olehnya.

Jika si kecil tetap ingin menata kamarnya seperti kamar lama, biarkan saja. Tetapi coba anda sarankan untuk menambahkan barang baru agar ia dapat melupakan rumah lamanya. Barang baru tersebut bisa merupakan barang yang ia inginkan sejak lama namun belum dapat anda penuhi saat itu.

3. Jelajahi lingkungan Baru

Selain mengajak keliling komplek rumah, ajak juga untuk melihat berbagai fasilitas umum seperti transportasi umum, pasar, mall, taman, pusat olah raga yang ada di sekitar rumah. Dengan begitu, anak tidak akan merasa asing tinggal di lingkungan barunya.

4. Bikin Syukuran

Kebiasaan orang Indonesia saat menempati rumah baru adalah mengadakan syukuran. Nah saat syukuran jangan hanya orang dewasa saja yang diundang, ajak juga anak-anak di sekitar rumah anda. Biarkan si kecil mengenal teman sebayanya. Tenang saja, si kecil akan mudah akrab selama mereka rutin bermain bersama.

5. Ikut gabung kegiatan komplek

Luangkan waktu anda untuk dapat ikut gabung aktivitas kegiatan di komplek anda, misalnya pertemuan RT, arisan RT, dan lain-lain. Cara ini tidak hanya membantu si kecil berinteraksi sosial, tetapi juga membantu anda dalam menjalin hubungan baik dengan tetangga anda. Sebab tetangga adalah orang pertama yang Anda hubungi saat Anda membutuhkan pertolongan yang bersifat domestik, misalnya menitipkan rumah saat anda pergi lama, menitipkan anak, dan lain-lain.

Demikian tips agar anak betah di rumah baru, semoga membantu orang tua dan akhir kata selamat menghuni rumah minimalis baru anda. Baca juga desain rumah minimalis modern yang kekinian.



Content Protection by DMCA.com