5 Etika Renovasi Rumah Minimalis

Pada saat dana renovasi rumah sudah tersedia, ada banyak ide untuk mendesain rumah anda. Pada umumnya, orang akan mencari tahu cara mendesain rumah yang bagus. Tetapi ada satu hal yang kerap terlewatkan yaitu etika renovasi rumah minimalis.

Seperti halnya perilaku yang memiliki etika, demikian juga dengan saat membangun rumah di komplek atau permukiman. Apalagi, pada umumnya hunian di Indonesia memiliki dinding rumah yang menempel dengan dinding rumah tetangga.

Dengan kondisi seperti itulah, aktivitas renovasi pembangunan rumah akan banyak berdampak pada tetangga anda. Dampak negatif tersebut antara lain debu dan suara bising.

Etika Renovasi Rumah Minimalis

Ilustrasi renovasi rumah minimalis (Credit to Fotolia)

Etika Renovasi Rumah Minimalis

Langkah 1: Sosialisasi

Jika hanya rumah anda yang akan dilakukan renovasi dan kondisi tetangga terdekat tidak ada masalah (seperti protes, mengeluh, dan lain sebagainya), maka sebelum merenovasi rumah, terlebih dahulu anda sampaikan niat bahwa anda akan merenovasi rumah. Katakan jika ada kemungkinan akan muncul suara bising dari peralatan pertukangan, dan lain-lain.

Langkah 2: Pembatas

Pastikan anda memasang pembatas antara rumah anda dengan tetangga agar tidak ada debu, kotoran, atau partikel yang akan masuk ke rumah tetangga. Bagaimanapun juga, partikel debu dari semen atau pasir akan berpotensi menyebabkan gangguan ISPA. Dengan memasang pembatas untuk menyaring partikel tersebut, maka meminimalisir dampak negatif akibat kegiatan pembangunan renovasi rumah anda.

Langkah 3: Penetapan jam kerja

Sebaiknya anda menetapkan jam kerja untuk tukang bangunan sehingga pekerjaan renovasi rumah tidak dilakukan pada jam-jam tetangga anda sedang istirahat, terutama pada saat malam hari. Jangan sampai tetangga anda mengeluhkan bahwa keluarganya sulit tidur pada saat istirahat saat malam hari.

Langkah 4: Tetapkan aturan untuk tukang bangunan

Peraturan penting untuk menjaga keteraturan antara lain: tata cara membuang sampah, aturan merokok bagi pekerja bangunan. Sebab boleh jadi tetangga anda merasa keberatan dengan ketidakbersihan dan polusi asap rokok akibat tukang bangunan merokok di jalan depan rumah anda.

Langkah 5: tanggung jawab

Anda sebaiknya memberitahukan kepada tetangga bahwa anda akan bertanggung jawab jika ada jalanan yang rusak, saluran got yang menumpuk sehingga menyebabkan banjir. Atau komplen akibat kerusakan rumah tetangga akibat tidak sengaja tertimpa bahan material rumah anda.

Baca juga info desain rumah minimal berikut:

Itulah 5 etika renovasi rumah minimalis yang perlu anda perhatikan agar tercipta lingkungan sosial bertetangga yang harmonis. Kenyamanan hunian bukan hanya tercipta karena keindahan desain belaka namun juga dilengkapi dengan lingkungan bertetangga yang baik.

7 Tips Jika Orang Tua Sekamar Dengan Anak Balita

Adakalanya karena keterbatasan tempat ataupun alasan lainnya, anak balita sekamar dengan orang tuanya. Simak tips jika orang tua sekamar dengan anak balita agar aman dan nyaman.

Yang perlu diperhatikan bagi ortu adalah anda tidak boleh menyamakan kamar anda sebelumnya dengan saat anda berbagi tempat dengan anak balita anda. Berikut beberapa hal yang mesti anda perhatikan pada saat orang tua sekamar dengan anak balitanya.

Tips Jika Orang Tua Sekamar Dengan Anak Balita

Gambar Kamar Yang Nyaman Untuk Orang Tua dan Anak Balita (Credit to homedesignlover)

a. Gunakan lantai kayu.

Lantai kayu akan terasa lebih ideal untuk sebuah kamar karena memberikan nuansa hangat dan lantai menjadi tak licin. Tetapi karena harga lantai kayu yang relatif mahal maka anda dapat mensiasatinya dengan memasang karpet di atas lantai keramik kamar.

Dengan menggunakan lantai kayu atau karpet, maka anak kecil tidak akan mudah terbentur ke permukaan keras saat ia terpeleset saat berjalan atau merangkak. Jika anda menggunakan karpet, jangan lupa bersihkan 2x tiap minggu secara rutin.

b. Ubah warna kamar

Jika nuansa kamar tadinya cenderung menggunakan warna standar sehingga membuat kesan tak berwarna, misalnya putih atau krem, kali ini tambahkan warna cerah di kamar Anda.

Memang benar bahwa balita hingga usia dua bulan hanya dapat melihat warna hitam dan putih, tetapi setelahnya si kecil akan tertarik dengan warna-warna cerah, seperti merah, pink, oranye, atau biru.

Tak berarti Anda perlu mengubah keseluruhan tampilan kamar, cukup menambah properti seperti frame, karpet, selimut, atau salah satu bagian dinding yang ditempel wallpaper.

c. Pastikan tak ada bagian yang bersudut tajam

Perhatikan ujung tempat tidur, meja rias, dan lemari kabinet. Jika ada sudut yang runcing, tambahkan bantalan di bagian ujungnya agar tak lagi tajam.

Lebih baik lagi, jika anda menempatkan kasur di atas karpet tanpa tempat tidur. Dengan demikian si kecil tidak perlu repot memanjat kasur, kecuali jika dia tertidur di tempat yang berbeda.

d. Jauhkan alat elektronik

Jika anda suka menonton film atau tv di kamar, maka untuk sementara kebiasaan tersebut jangan dilakukan. Hal ini karena membuat anak cenderung mengikuti perilaku orangtuanya.

Jika dia melihat orang tuanya hobi tidur larut malam sambil menonton TV maka si kecil pun akan berprilaku yang sama. Padahal kondisi ini tidak baik bagi kesehatan bagi orang dewasa maupun anak-anak. Sebaiknya pada saat tidur, tidak ada pencahayaan sama sekali.

e. Singkirkan Alat Kecantikan

Jangan biarkan parfum, kosmetik, dan alat kecantikan lainnya dibiarkan berantakan di meja rias. Peralatan kecantikan tersebut dapat menarik perhatian si kecil, sehingga dia akan memainkan atau bahkan memasukkannya ke dalam mulut karena penasaran dengan benda-benda tersebut.

Oleh sebab itu, simpanlah alat atau produk kecantikan tubuh ke dalam lemari dan hanya anda keluarkan saat akan menggunakannya. Setelah dipakai pun Anda harus segera menyimpannya kembali.

f. Singkirkan Benda-beda tajam

Gunting, obeng atau benda-benda tajam sebaiknya disimpan dan dikunci pada tempat yang aman agar tidak dimainkan oleh si kecil.

Baca juga desain rumah minimalis ini:

Itulah tips jika orang tua sekamar dengan anak balita di rumah. Semoga bermanfaat bagi pembaca.

9 Tips Membeli Rumah Bebas Banjir

Cuaca hujan ekstrim yang terjadi akhir-akhir ini di Jakarta, Bandung, Bogor, Depok, Bekasi, Tangerang, Surabaya membuat penduduk merasa was-was terhadap kemungkinan banjir yang akan terjadi di pemukiman mereka. Nah, bagi anda yang hendak membeli rumah baru atau second, simak tips membeli rumah bebas banjir agar hunian anda aman dari genangan air di musim hujan.

Kurangnya daerah resapan air, tata kota yang buruk, pendangkalan sungai, dan buruknya sistem drainase dituding menjadi penyebab banjir di beberapa kota di Indonesia.

Bencana banjir membuat calon pembeli rumah baru maupun bekas khawatir kelak rumah yang akan dibelinya menjadi langganan banjir. Untuk menghindari masalah tersebut, perhatikan tips mencari atau membeli rumah bebas banjir.

Tips Membeli Rumah Bebas Banjir

Tips Membeli Rumah Bebas Banjir (Gambar fotolia)

Panduan Beli Rumah Bebas Banjir

Berikut cara membeli rumah bebas banjir agar tidak salah pilih:

  1. Kumpulkan sebanyak-banyaknya informasi tentang lokasi perumahan yang anda minati. Sumber informasi bisa berasal dari keluarga, teman, media massa, dan internet. Di musim hujan, luangkan waktu untuk mengamati berita TV dan koran tentang lokasi-lokasi mana saja yang sedang tergenang banjir.
  2. Survei langsung ke lokasi rumah yang anda ingin beli. Coba perhatikan apakah rumah tersebut dekat dengan sungai besar atau tidak. Bagaimanapun posisi rumah yang dekat sungai sangat rentan terkena genangan banjir jika sungai meluap.
  3. Perhatikan elevasi kontur lokasi rumah apakah posisinya lebih tinggi atau lebih rendah daripada area sekitarnya. Jika posisinya lebih tinggi berarti rumah tersebut relatif aman dari banjir. Namun jika rumah anda posisinya dibawah daripada lingkungan sekitar, maka potensi banjir dapat terjadi pada hunian anda.
  4. Ajaklah mengobrol dengan warga komplek, tanyakan pernahkan komplek tersebut tergenang banjir, seberapa parah, dan apakah rutin terjadi setiap tahun di musim hujan atau tidak.
  5. Amati kondisi saluran drainasenya dengan baik. Kondisi drainase yang buruk berkontribusi terhadap kemungkinan potensi banjir pada hunian anda.
  6. Coba amati apakah perumahan anda memiliki area resapan air atau tidak. Komplek perumahan yang memiliki area resapan air memberikan nilai plus dalam mengurangi potensi banjir dan supply air bawah tanah.
  7. Belilah rumah dengan posisi diatas jalan. Jangan membeli rumah di bawah jalan.
  8. Jika membeli rumah yang dibangun oleh developer, sebaiknya mencari cluster yang konsep saluran drainasenya sudah tertutup. Hindarilah cluster yang gorong-gorong depan rumahnya masih ternganga. Selain untuk tujuan estetika, selokan tertutup dapat mencegah sampah masuk baik sengaja maupun tidak.
  9. Bagaimana manajemen sampah di lingkungan perumahan tersebut dan sekitarnya. Tersumbatnya sistem drainase yang buruk dapat menyebabkan luapan air yang dapat menggenangi lokasi komplek perumahan anda.

Baca juga desain rumah minimalis berikut:

Demikian 9 tips membeli rumah bebas banjir, semoga bermanfaat bagi pembaca. Mudah-mudahan anda segera mendapatkan hunian idaman bebas banjir yang anda harapkan.

6 Cara Menghilangkan Bunyi di Kamar Mandi

Cara Menghilangkan Bunyi di Kamar Mandi bagi anda yang merasa tidak nyaman dengan kondisi tersebut. Ada banyak kemungkinan penyebab sumber bunyi di kamar mandi, mulai dari tetesan air keran hingga derit lantai. Bunyi keran timbul manakala kita tidak menutup keran dengan sempurna atau bisa juga karena ada kebocoran didalamnya. Adapun bunyi derit di bawah bak pancuran pada umumnya terbuat dari kaca fiber atau akrilik yang seringkali menjadi sumber penyebab bunyi di kamar mandi.

Bunyi-bunyian tersebut kerap mengganggu kita sebagai pemilik rumah. Lantas bagaimana cara tepat kita agar bunyi tersebut segera enyah dari toilet?

Cara Menghilangkan Bunyi di Kamar Mandi

Berikut beberapa penyebab bunyi derit sehingga dengan mengetahui sumbernya maka kita dapat mengatasinya.

Cara Menghilangkan Bunyi di Kamar Mandi

Gambar kamar mandi rumah minimalis (Credit to Fotolia)

a. Ada ruang diantara bak pancuran dan lantai

Dalam kondisi normal memang perlu ada sedikit ruang diantara keduanya yangmana diisi dengan bahan silikon. Salah satu fungsi silikon memastikan agar nat tidak bersentuhan langsung dengan bak pancuran. Tetapi, tanpa jumlah silikon yang tepat, bak tersebut dapat menyebabkan bunyi ketika diinjak.

Jika hal ini terjadi, maka anda perlu menghilangkan niat berlebih dan hati-hati mengaplikasikan thinset menggunakan alat penghilang nat. Dengan cara inilah maka tidak akan ada nat maupun lapisan thinset yang menghubungkan lantai ke bak pancuran.

b. Bak pancuran yang ditempelkan dengan thinset

Berbicara tentang thinset, ada juga bak pancuran yang ditempelkan dengan thinset atau adukan semen. Praktek semacam ini umum diaplikasikan di toilet rumah Indonesia.

Daya rekat semen menjadikan bak pancuran lebih stabil dan menambahkan semen di bawah bak pancuran juga mampu menambah beban pada instalasi lantai hingga tidak bergerak dan berderik.

Hanya saja untuk mengaplikasikan cara ini tidak mudah sebab tidak semua produsen alat kamar mandi menganjurkannya.

c. Ekspansi panas

Ekspansi panas dapat membawa perubahan pada lantai kamar mandi. Dampaknya, bentuk lantai berubah dan menimbulkan potensi suara atau bunyi di toilet.

Faktor cuaca dan tingkat kelembabab menyebabkan masalah tersebut. Selain itu, warna gelap pada ubin mengakibatkan panas terserap lebih banyak daripada warna ubin yang terang. Solusinya, jika anda memakai ubin toilet berwarna gelap, anda perlu memastikan agar pemasangan thinset lebih fleksibel pada ekspansi panas.

d. Kerusakan bagian bawah lantai

Kemungkinan penyebab lain timbulnya suara atau bunyi di kamar mandi yaitu kerusakan pada bagian bawah lantai.

Pada saat mengganti bak mandi atau memindahkan saluran pembuangan air, bagian lantai yang semula tertutup bak akan mengalami perubahan dan perbaikan.

Pastikan agar area tersebut tidak berpotensi menyebabkan bunyi-bunyian sebelum anda memasang perlengkapan yang baru. Selain itu, anda perlu memastikan air disekitar pembuangan memperoleh penyangga yang tepat.

e. Penggunaan lantai kayu

Penggunaan lantai kayu disinyalir dapat menjadi sumber penyebab suara aneh muncul dari kamar mandi. Karena ketika kayu terlalu basah, maka kayu akan memuai, membesar, dan akan mengakibatkan gerakan di bawah bak pancuran. Solusinya, pastikan agar kayu anda mendapat lapisan anti air.

f. Bak pancuran yang dibor ke dinding

Bak pancuran yang dibor kedinding bisa menyebabkan bunyi derit. Daripada anda membor pada sisi bak, lebih baik anda menggunakan perekat klip tanpa bor (non-drill clip) pada bak pancuran.

Baca juga tulisan rumah minimal lainnya:

Itulah 6 Cara Menghilangkan Bunyi di Kamar Mandi. Silahkan anda periksa kembali kondisi kamar mandii, lalu hilangkan sumber bunyinya dengan langkah-langkah yang telah kami jelaskan diatas. Semoga berhasil ya.

4 Fasad Rumah Modern Minimalis Modern dan Artistik

Hingga menjelang akhir tahun 2016 ini, trend rumah modern minimalis masih tetap bertahan, dan diperkirakan, trend ini akan tetap ada hingga tahun 2017 nanti. Meski demikian, sejumlah variasi di area interior maupun eksterior mulai bermunculan. Di antaranya adalah fasad rumah modern minimalis yang mengadopsi gaya eksterior di negara-negara 4 musim, yakni pengguna pelapis dinding luar alias siding. Hanya saja, para pemilik rumah di tanah air menggunakan siding lebih untuk keperluan artistik.

Fasad Rumah Modern Minimalis dengan siding (Decorandocasas - Pinterest)

Fasad Rumah Modern Minimalis dengan siding (Decorandocasas – Pinterest)

Trend Fasad Rumah Modern Minimalis Terbaru

Nah, jika anda sedang mencari inspirasi fasad rumah bergaya minimalis untuk area eksterior hunian impian anda, berikut adalah gaya siding yang bisa anda adopsi.

Half-Siding

Siding pola kasar dengan garis vertikal merupakan pilihan yang praktis jika anda ingin ‘menyulap’ tampilan luar rumah anda tanpa mengeluarkan biaya yang besar dan tidak membutuhkan waktu yang lama. Siding seperti ini lebih mudah dikerjakan, karena polanya yang kasar dan pengerjaannya tidak begitu rumit dan detil. Anda bisa memasang siding di fasad depan dan samping rumah hingga batas frame jendela.

Rumah minimalis dengan half-siding (Inspirasi Kehidupan - Facebook)

Rumah minimalis dengan half-siding (Inspirasi Kehidupan – Facebook)

Seperti terlihat pada gambar di atas, anda bisa memilih siding dengan warna yang senada dengan atap rumah dan mengkombinasikannya dengan cat dinding berwarna lembut. Kesan yang ditampilkan sangat natural dan sederhana, namun tidak menghilangkan sisi artistik rumah. Anda juga bisa memvariasikannya dnegan relief batu alam pada tiang teras.

Full Siding

Di negara-negara 4 musim, siding biasanya digunakan untuk melindungi dinding rumah dari efek cuaca ekstrim, seperti salju. Pelindung dinding ini umumnya dipasang di sekeliling rumah untuk melindungi seluruh permukaan dinding. Nah, anda juga bisa mengadopsinya dengan memasang relief pada sekeliling rumah. Tentunya, dibutuhkan biaya yang lebih besar serta waktu yang lebih lama untuk pengerjaannya. Namun, hasil yang diperoleh akan sebanding dengan modal yang anda keluarkan.

Rumah minimalis dengan full-siding (Inspirasi Kehidupan - Facebook)

Rumah minimalis dengan full-siding (Inspirasi Kehidupan – Facebook)

Anda bisa memilih siding dengan motif kasar atau halus. Seperti terlihat pada gambar di atas, siding motif halus tentunya lebih rumit, namun hasilnya lebih artistik. Pilih motif horizontal untuk memberikan efek lebih panjang pada tampilan fasad rumah minimalis modern. Namun, jika anda menginginkan efek yang lebih tinggi, maka pilih siding motif vertikal.

Mixed Siding

Pilihan berikutnya adalah menggunakan siding dari beberapa bahan yang berbeda. Bahan yang paling populer untuk siding antara lain, bata ekspos, batu alam, kayu, logam, dan vinyl. Jika rumah anda terdiri dari dua lantai, anda bisa membagi tampilan rumah ke dalam dua atau lebih segmen yang berbeda melalui penggunaan bahan siding yang berbeda pula.

Siding Batu Alam

Siding berbahan batu alam lazim digunakan pada rumah-rumah bergaya country-Eropa. Batu alam memberikan tampilan yang natural pada hunian anda, karena sifatnya yang mudah menyatu dengan alam sekitar. Batu alam tahan lama dalam cuaca apapun. Namun, batu alam juga memerlukan pemeliharaan rutin agar tidak berlumut, terutama jika sering terpapar air hujan. Selain itu, siding batu alam memerlukan biaya yang lebih besar.

Rumah modern minimalis dengan siding campuran (HomeAdore - Pinterest)

Rumah modern minimalis dengan siding campuran (HomeAdore – Pinterest)

Anda bisa memasang siding pada sebagian fasad rumah modern minimalis anda, jika tujuan anda hanya untuk mempercantik tampilan rumah. Misalnya, anda bisa memasangnya pada tiang teras, dinding depan rumah di sekitar bingkai jendela, atau salah satu dinding yang dominan di bagian depan rumah.

Tentunya, masing-masing bahan yang anda gunakan untuk menghiasi tampilan fasad rumah modern minimalis memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri. Pastikan anda memilihnya secara seksama, sesuai kondisi cuaca, curah hujan, maupun kelembaban di area tempat tinggal anda. Mintalah pendapat ahli untuk memberikan pertimbangan, agar anda tidak salah memilih.