Cara Memilih Lantai Dapur Sesuai Materialnya – Bagian 4

Pada tiga artikel sebelumnya, telah dibahas 7 pilihan bahan lantai dapur yang mungkin cocok untuk anda. Tentu saja pilihannya tidak hanya sampai di situ, karena masih ada alternatif lain untuk anda. Sebagai cara memilih lantai dapur sesuai materialnya, anda tentu harus memahami karakteristik masing-masing, sehingga anda bisa menilai kesesuaiannya dengan hunian anda (dengan mempertimbangkan intensitas aktivitas keluarga di dapur).

Cara memilih lantai dapur yang sesuai (Inthecreation)

Cara memilih lantai dapur yang sesuai (Inthecreation)

Cara Memilih Lantai Dapur Bahan Vinyl

Vinyl adalah salah satu bahan paling populer untuk lantai dapur. Di samping harganya yang lebih murah, vinyl merupakan salah satu bahan paling tahan terhadap air, sehingga cocok digunakan di area basah dan rentan basah, seperti dapur. Bahan ini tersedia dalam berbagai tekstur dan style, sehingga bisa disesuaikan dengan konsep dan tema hunian anda. Anda bahkan bisa mendapatkan lantai vinyl dengan tampilan mirip seperti kayu. Selain itu, kelebihan lantai vinyl adalah:

  • Mudah dibersihkan dan dirawat; anda hanya perlu membersihkan sisa kotoran, debu, dan pasir halus segera, sehingga permukaan lantai tidak tergores. Anda juga bisa menggunakan kain pel basah dan bahan pembersih yang cocok untuk lantai vinyl untuk mengangkat noda yang membandel.
  • Nyaman; lantai vinyl tidak terasa dingin di musim hujan, sehingga tetap nyaman di kaki. Bahkan, anda bisa mendapatkan helaian vinyl yang telah diberi pelapis khusus untuk menjamin kenyamanan anda dan keluarga
  • Tahan lama; jika dipasang dan dipelihara dengan baik, lantai vinyl bisa tahan 10 hingga 20 tahun, tergantung kualitas bahan yang anda beli, proses pembuatan, serta pemasangan.
Contoh dapur berlantai vinyl (Hgtvhome)

Contoh dapur berlantai vinyl (Hgtvhome)

Meski demikian, anda juga harus mengetahui kelemahannya sebagai cara memilih lantai dapur. Bahan ini berpotensi mengandung zat kimia berbahaya, sehingga proses pemasangan dan pemilihannya harus dilakukan secara seksama. Vinyl juga tidak termasuk bahan yang ramah lingkungan, jadi mungkin kurang cocok bagi anda yang mencintai bahan-bahan bertema Eco-Green. Ketika terkena api, vinyl dapat melepaskan zat beracun yang dapat membahayakan anggota keluarga.

Cara Memilih Lantai Dapur Bahan Kayu Alam

Kayu alam selalu masuk dalam daftar teratas pilihan bahan untuk lantai karena sifatnya yang ramah lingkungan, tampilan elegan dan berkelas, dan menciptakan suasana yang hangat. Bahkan, semakin tua usia kayu, semakin mahal harganya. Meski demikian, karena dapur merupakan area yang basah dan lembab, pemilihan bahan kayu untuk lantai dapur mesti dilakukan secara seksama.

Di balik berbagai kelebihannya, kayu juga memiliki sejumlah kelemahan, terutama dari segi harga. Kayu alam berkualitas semakin sulit diperoleh, sehingga hargaya relatif lebih bahan dibanding bahan lain. Selain itu, sebagai cara memilih lantai dapur yang cocok, pastikan anda mempertimbangkan beberapa potensi masalah berikut:

Contoh dapur berlantai kayu alam (Jiwtv)

Contoh dapur berlantai kayu alam (Jiwtv)

  • Lantai kayu juga bisa menciptakan suara bising, namun ini mungkin tidak terlalu masalah untuk dapur.
  • Lantai berbahan kayu memerlukan perawatan berkala, karena bahan alam ini relatif rentan terhadap goresan, tumpahan air, minyak, maupun minuman. Pastikan anda menambahkan lapisan khusus untuk melindungi lantai, sehingga tahan lebih lama
  • Lantai kayu kurang cocok untuk anda yang gemar memelihara hewan berkuku panjang dan tajam, karena kuku binatang dapat membuat kayu tergores, sehingga permukaannya menjadi kurang indah.

Menggunakan lantai kayu untuk dapur bukanlah suatu masalah, sepanjang anda tidak membiarkan tumpahan cairan berlama-lama di permukaan lantai. Terlalu sering lembab akan membuat kayu mudah lapuk dan rusak.  Nah, itulah beberapa cara memilih lantai dapur untuk anda. Bahan mana yang menjadi pilihan anda?


Artikel Rumah Minimalis ini dikenal :

tip memilih tile dapur -

Content Protection by DMCA.com