Akibat Malas Merapihkan Rumah

Rutinitas super sibuk menjadikan kegiatan merapihkan rumah menjadi prioritas belakang. Padatnya pekerjaan dan kurangnya waktu beristirahat mungkin dapat membuat anda menjadi malas merapihkan seisi rumah. Akibat malas merapihkan rumah tentunya akan dibayar dengan ketidaknyamanan para penghuninya.

Kurangnya waktu di hari kerja sementara hari weekend dimanfaatkan untuk jalan-jalan menjadikan kegiatan merapihkan rumah menjadi sering diabaikan. Yang menjadi masalah adalah jika rumah dibiarkan berantakan, apa saja kerugian akibat malas merapihkan rumah?

Akibat Malas Merapihkan Rumah

Ilustrasi merapihkan rumah (Credit to shutterstock)

a. Membuang waktu

Letak barang-barang di rumah yang tidak terorganisir membuat anda kesulitan untuk menemukan barang pada saat diperlukan, seperti gunting, lem, obeng, kunci, gembok, dan lain-lain.

Semakin banyak tumpukan barang maka semakin banyak waktu yang harus dialokasikan untuk mencarinya. Akibatnya anda akan sering telat kerja, dimarahin oleh pimpinan, hingga pemotongan gaji/tunjangan.

b. Penghamburan

Karena kesulitan mencari barang yang penting karena menyimpan disembarang tempat menjadikan anda malas mencarinya dan lebih suka membeli baru. Padahal jika anda bersabar dan mencari sambil membersihkan rumah, boleh jadi barang tersebut hanya terselip sehingga anda tidak perlu keluar duit untuk sekedar mencari barang yang sebetulnya sudah anda miliki.

c. Makan di luar

Rumah berantakan akan membuat ketidaknyamanan pada penghuninya. Akhirnya anda akan memilih makan dan istirahat di kafe yang notabene menyebabkan anggaran biaya makan menjadi melonjak. Untuk itu, ayo rapihkan rumah agar bisa menjadi hunian yang nyaman bagi penghuninya.

d. Meningkatnya resiko cedera

Hitunglah, berapa kali anda tersandung atau hampir jatuh karena barang berserakan di lantai rumah? atau anda terbentur meja/kursi karena penempatan yang salah namun tidak dikembalikan pada posisinya yang semula.

Meskipun terbentur atau kejedug hanya membuat cedera ringan memar, namun rasa memar membuat anda tidak nyaman beraktivitas.

e. Mudah sakit

Suasana rumah yang berantakan membuat banyak debu menempel sehingga berpotensi menyebabkan alergi. Selain itu jika anda malas membuang botol atau menutup ember yang digenangi air maka berpotensi menjadi sarang tempat nyamuk penyebab DBD berkembang biak

f. Mudah stres

Setelah sibuk seharian di kantor, hal apa yang anda harapkan ketika pulang ke rumah? istirahat kan? Nah bayangkan jika anda berisitrahat di ruangan kotor dan berantakan. Bukannya rumah sebagai tempat hunian yang nyaman tetapi sebagai tempat yang membuat anda menjadi bertambah stres. Akibatnya rasa lelah menjadi semakin bertumpuk. Jika kondisi ini dibiarkan maka anda berpotensi terkena psikosomatis. Psikosomatis adalah penyakit fisik yang diakibatkan oleh pikiran negatif serta emosi.

Itulah akibat malas merapihkan rumah yang tentunya tidak baik bagi kesehatan fisik dan mental anda. Bagi anda yang tidak ingin direpotkan untuk membersihkan rumah atau yang hanya punya sedikit waktu untuk merapihkan rumah maka pilihlah rumah minimalis tipe kecil seperti tipe 36.

Content Protection by DMCA.com